Perbedaan Hiasan Dinding Jenis Wallpaper dan Wallsticker

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Perbedaan wallpaper dengan wallsticker sebenarnya dapat dilihat langsung, bahkan dari jarak yang jauh. Pasalnya, wallsticker biasanya tidak menghiasi seluruh permukaan dinding, berbeda dengan wallpaper.

Sedangkan persamaannya, wallpaper dan wallsticker sama-sama berfungsi untuk menghiasi dinding agar lebih menarik dengan corak dan motif yang beragam.

Penggunannya dapat disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan dan budget yang ditentukan. Nah, agar dapat menentukan hiasan dinding yang tepat, ketahui secara lengkap perbedaan-perbedaannya di sini.

Perbedaan wallpaper dengan wallsticker

perbedaan wallpaper dan wallsticker

Masing-masing hiasan dinding ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Mulai dari material hingga harga yang perlu disiapkan untuk bisa memperolehnya.

Simak perbedaan wallpaper dengan wallsticker melalui kelebihan dan kekurangannya berikut agar kamu tidak salah pilih!

Wallpaper (Kertas Dinding)

Kelebihan

Dinding rumah yang ditempel wallpaper bermanfaat dalam menjaga lapisannya, bahkan tersedia pula wallpaper yang mampu melindungi dinding dari bahaya kebakaran.

Selain terbuat dari bahan kertas, wallpaper kini telah berinovasi dan terdiri dari beberapa jenis material lainnya. Mulai dari vinyl, serat, dan foil yang dapat dengan mudah dibersihkan menggunakan air.

Menggunakan wallpaper untuk mewarnai dan menghiasi dinding dapat menjadi pilihat terbaik untuk kamu yang malas cat tembok dengan beberapa lapisan.

Baca Juga: 7 Cara Ajaib Membersihkan Bekas Stiker dengan Cepat

Kekurangan

Wallpaper memang memiliki banyak kelebihan, namun kamu harus tau juga kekurangannya. Salah satunya adalah proses pemasangannya yang membutuhkan banyak tenaga dan peralatan.

Belum lagi lem tambahan yang harus dibeli untuk menempelkannya pada dinding. Berbeda dengan wallsticker yang dijual langsung bersamaan dengan lemnya.

Disamping itu, harga wallpaper lebih mahal dibandingkan harga wallsticker mengingat jenis materialnya yang lebih tahan lama.

Wallsticker (Sticker Dinding)

Kelebihan

Meskipun jika diartikan sebagai sticker dinding, nyatanya wallsticker dapat ditempel di berbagai permukaan datar lain, seperti meja dan pintu.

Proses pemasangan wallsticker pun terbilang mudah dan tidak membutuhkan peralatan yang rumit. Perekat juga sudah tertempel dibalik stickernya sehingga tidak perlunya membeli lem tambahan.

Kekurangan

Perbedaan wallpaper dengan wallsticker berikutnya adalah wallsticker tidak memiliki fungsi tambahan, seperti anti api yang dimiliki pada wallpaper.

Namun, keduanya sama-sama memiliki motif dan warna yang beragam untuk mampu mempercantik tampilan dinding rumah.

Baca Juga: 3 Cara Mudah Menghilangkan Jamur di Tembok

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Tips Membuat Desain Kamar untuk Anak Perempuan

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Menentukan desain kamar anak perempuan memang gampang-gampang susah. Pasalnya, orang tua perlu mengetahui betul kegemaran dari sang anak untuk dapat memilih warna ruangan kesukaannya.

Desain kamar yang menarik dan sesuai dengan kegemaran anak dapat membantu memberikan kenyaman agar anak betah belajar di kamar.

Bukan hanya warna ruangan yang sesuai dengan kegemaran, pemilihan furnitur dan penataan skema ruangan yang tepat perlu dilakukan demi menghadirkan desain kamar yang sempurna.

Tips desain kamar anak perempuan

desain kamar anak

Meski anak perempuan, bukan berarti desain kamar yang Anda pilih haruslah bernuansa merah muda dengan corak bunga-bunga.

Penting halnya untuk orang tua menanyakan terlebih dahulu apa dan bagaimana keinginan anak sebelum menentukan desain kamar yang optimal.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda jalani untuk menciptakan desain kamar anak perempuan yang tepat dan nyaman.

1. Menentukan warna ruangan

Jika anak perempuan Anda sudah cukup umur untuk melakukan diskusi terkait desain kamarnya, maka Anda dapat lebih mudah menentukan warna ruangannya.

Namun perlu diingat, beberapa tips menentukan warna ruangan sebaiknya tetap disesuaikan dengan ukuran kamar, sehingga nuansa yang hadir tidak terkesan memaksa.

Kamar anak dengan ukuran yang kecil lebih tepat menggunakan sentuhan warna-warna yang lembut, sedangkan untuk ukuran yang besar, Anda dapat menggunakan warna terang.

Baca Juga: Ide Ruang Cuci dan Jemur Minimalis

2. Memilih furnitur dengan tepat

Furnitur di dalam ruang kamar anak perempuan pasalnya tidak perlu banyak-banyak. Cukup dengan satu kasur, meja belajar dan lemari baju yang nuansanya disesuaikan dengan warna ruangan yang telah ditentukan.

Menentukan penggunaan furnitur apa saja perlu disesuaikan pula dengan ukuran kamar anak demi menghindari desain kamar anak perempuan yang sempit.

3. Melengkapi dengan berbagai tempat penyimpanan

Agar kamar anak tidak mudah berantakan, siapkan pula beberapa tempat penyimpanan tambahan selain lemari pakaian.

Usahakan pula untuk menggunakan rak penyimpanan yang tidak perlu memakan tempat tambahan. Misalnya dengan memilih tempat tidur dengan laci penyimpanan di bawah.

4. Menambahkan pajangan

Selain furnitur-furnitur yang memang menjadi dasar untuk berada di dalam kamar, sediakan pula rak atau lemari untuk anak bisa memajang beragam pernak-pernik atau barang koleksinya.

Anda juga bisa menambahkan rak gantung yang sebagai pajangan foto atau gambar-gambar kesukaan anak demi memberikan nuansa kamar yang lebih menyenangkan.

Berikan juga keleluasaan untuk anak bisa menggantung atau menempel pajangan pada dinding-dinding kamar, namun tetap dalam pengawasan sehingga dinding tidak rusak.

Baca Juga: Desain Sederhana untuk Ruang Bisnis Laundry Rumahan

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Ide Ruang Cuci dan Jemur Minimalis

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Rumah minimalis kini menjadi sangat populer dan diharapkan oleh banyak orang. Bagaimana tidak? Pasalnya, rumah minimalis hadir dengan desain setiap ruangnya yang ciamik namun tetap simpel.

Sama halnya dengan ruang cuci dan jemur minimalis yang pastinya harus selalu ada di masing-masing rumah.

Ruang cuci dan jemur yang nyaman di setiap rumah nyatanya tidak memerlukan ruang yang besar dengan banyaknya peralatan. Hanya dengan memanfaatkan sedikit ruangan dekat dengan sinar matahari, kamu juga bisa membuatnya tetap tampil minimalis.

Membuat ruang cuci dan jemur minimalis

desain ruang laundry sederhana

Beberapa ide berikut dapat menjadi solusi bagi kamu yang ingin menghadirkan ruang cuci dan jemur minimalis meski dengan ruangan yang tidak besar.

1. Memanfaatkan halaman belakang

Jika rumahmu memiliki sisa lahan pada bagian belakangnya, kamu bisa lho menyulapnya menjadi halaman sederhana beserta tempat cuci dan jemur pakaian.

Selain meletakkan beberapa pot atau menanam tanamannya secara langsung, kamu dapat membaginya pula dengan sedikit ruang sebagai tempat mesin cuci.

Biarkan atapnya setengah terbuka agar pakaian yang dijemur dapat langsung menerima sinar matahari.

Baca Juga: Desain Sederhana untuk Ruang Bisnis Laundry Rumahan

2. Membuat ruang tersembunyi di balik pintu

Kamu tipe orang yang simpel banget dan gak suka melihat banyak barang secara terbuka? Nah, ide ruang cuci dan jemur minimalis satu ini tepat banget untuk dilakukan.

Pasalnya, kamu hanya perlu menyediakan ruang kecil sebagai tempat mesin cuci di area sekitar ruang jemur pakaian berada.

Ruang kecil tersebut nantinya dapat kamu tutup dengan pintu geser yang warna dan motifnya disesuaikan dengan warna dinding ruangan luarnya.

3. Menyatukan ruang cuci dan jemur dengan kamar mandi

Nah, ide desain ruang cuci dan jemur satu ini memang memerlukan kamar mandi yang lebih besar dari biasanya, ya.

Pasalnya, kamu memerlukan ruang tambahan untuk mencuci dan sekaligus menjemur pakaian di dalamnya.

Tambahkan beberapa lemari atau rak sebagai tempat mesin cuci dan beberapa gantungan untuk mengeringkan pakaian langsung setelah keluar dari mesin cuci.

4. Memanfaatkan area kecil di samping rumah

Rumah dengan area kecil yang masih kosong di samping rumah, daripada hanya diisi dengan barang-barang tak terpakai, lebih baik dimanfaatkan jadi ruang cuci dan jemur minimalis.

Kamu dapat menambahkan atap transparan untuk menutupi area tersebut, sehingga mesin cuci tetap berada dalam jangkauan yang aman dan terkendali.

Pakaian yang dijemur di bawah atap transparan pun dapat kering dengan sempurna karena langsung mendapatkan sinar matahari. Hiasi ruang kecil ini dengan tanaman menjalar yang cantik agar menambah kesan sejuk dan asri.

Baca Juga: Inspirasi Kreatif untuk Dekorasi Meja Kerja di Rumah

Eits! Kamu masih belum sempat cuci baju sendiri? Tapi pakaian kotor udah numpuk? Cuci di D-Laundry aja yuk! Nikmati setiap manfaat terbaiknya sekarang, di sini.

5 Tips untuk Tepat Memilih Jenis Kulkas Terbaik

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Kulkas menjadi salah satu alat elektronik yang dibutuhkan hampir setiap orang. Alat elektronik satu ini pun selalu ada, mulai dari rumah hingga ruang-ruang perkantoran.

Makanan dan minuman yang cepat basi jika tidak disimpan di dalamnya menjadikan alat elektronik satu ini tidak bisa terlepas dari kehidupan kita.

Cara memilih kulkas yang tepat perlu dipahami oleh setiap orang yang baru ingin membeli atau mengganti kulkas demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Cara memilih kulkas yang tepat

memilih kulkas

Membeli kulkas tidak bisa dilakukan asal-asalan. Pasalnya, penting untuk mengetahui terlebih dahulu terkait prioritas kebutuhan, sehingga bisa memilih secara tepat jenis kulkas yang bagus.

Mengingat banyaknya jenis dengan segala fitur yang dimiliki, berikut beberapa tips dan cara memilih kulkas yang tepat. Diantaranya yaitu:

1. Menentukan ukuran kulkas

Tips satu ini sangat penting untuk dilakukan pada tahap awal. Dimana kamu perlu mengukur ruang atau tempat dimana nanti kulkas akan diletakkan.

Perkirakan juga ukuran-ukuran lain seperti ketika kulkas dibuka, apakah ruangannya justru menjadi sempit atau masih lapang.

Jika sudah memiliki gambaran yang tepat, kini kamu dapat memilih jenis kulkas dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga: Menghemat Listrik Dimulai dengan Kebiasaan Baru

2. Memilih jenis kulkas

Terdapat banyak jenis kulkas di pasaran. Kamu perlu mempelajari lebih lanjut mengenai setiap jenisnya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan rumah tangga.

Jenis kulkas yang dipilih pun nantinya dapat ditentukan dengan ukuran ruang atau tempat dimana kulkas nantinya diletakkan.

3. Menentukan material kulkas

Cara memilih kulkas yang tepat satu ini adalah dengan menentukan material kulkas yang diinginkan.

Terdapat beberapa jenis material, seperti tembaga, aluminium, krom, baja, dan sebagainya dalam memproduksi kulkas. Sedangkan, kulkas yang dapat ditemui di pasaran umumnya berbahan stainless steel.

Bahan stainless steel memiliki resistensi yang kuat serta membuat tampilan kulkas menjadi lebih elegan.

4. Tentukan fitur-fitur yang diinginkan

Fitur-fitur pada kulkas kini sangatlah bervariasi dan tidak hanya memiliki satu fitur saja. Untuk menentukan fitur seperti apa yang diinginkan kamu perlu menentukan prioritas kebutuhan.

Jika ternyata banyak makanan yang perlu disimpan terpisah, maka kamu dapat memilih jenis kulkas dengan jumlah rak penyimpanan yang beragam. Misalnya rak untuk menyimpan botol minum dan telur.

5. Menyesuaikan daya listrik kulkas dengan daya listrik di rumah

Daya listrik pada kulkas yang dipilih perlu disesuaikan dengan penggunaan daya listrik di rumah. Hal itu sangat penting dilakukan untuk menghindari jatuhnya listrik karena daya yang digunakan melebih kapasitasnya.

Kulkas menjadi salah satu alat elektronik yang bisa mengonsumsi daya listrik dalam jumlah yang tidak sedikit, sehingga kamu perlu betul-betul menentukan jenis kulkas dengan daya listrik yang hemat energi.

Baca Juga: Cara Menghemat Listrik Kulkas Dimulai dengan Kebiasaan Baik

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Cara Menghemat Listrik Kulkas Dimulai dengan Kebiasaan Baik

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Kulkas merupakan salah satu alat elektronik yang dapat meningkatkan tagihan listrik dalam jumlah besar. Kadang, bisa sampai bikin kita pusing karena biaya untuk bayar listriknya jadi membengkak.

Salah satu cara paling mudah yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan kulkas adalah dengan memilih jenis kulkas hemat energi. Meskipun tidak terlalu memberikan perbedaan yang mencolok karena semuanya tetap harus kembali kepada kebiasaan yang baik.

Jika ada cara menghemat listrik kulkas dengan langkah yang lebih sederhana, bagaimana?

Cara menghemat listrik kulkas

menghemat listrik kulkas

Berikut beberapa cara menghemat listrik kulkas dengan kebiasaan-kebiasaan baik tanpa harus merogoh kocek tambahan untuk mengganti kulkas jenis baru. Apa saja? Yuk simak terus!

1. Hindari membuka pintu kulkas terlalu lama

Larangan membuka pintu kulkas lama-lama karena dapat meningkatkan tagihan listrik bukanlah mitos semata, lho.

Pasalnya, ketika pintu kulkas dibuka, maka terjadi lonjakan daya. Meski pintu kulkas hanya dibuka selama 30 detik saja, nantinya kulkas perlu mengembalikan suhu normalnya selama 30 menit.

Ketika kulkas bekerja dalam mengembalikkan suhu normalnya, ia akan memakan daya listrik dalam jumlah yang tidak sedikit.

Baca Juga: Menghemat Listrik Dimulai dengan Kebiasaan Baru

2. Mengisi kulkas sesuai kapasitasnya

Membiarkan kulkas bekerja lebih keras dalam membuat bahan makanan menjadi dingin, namun dengan sirkulasi udara yang tidak baik dapat berakibat pada lonjakan daya listrik yang dikonsumsinya.

Kulkas yang penuh merupakan salah satu penyebab sirkulasi udara di dalamnya perlu bekerja lebih keras lagi sehingga membutuhkan konsumsi listrik yang besar.

Oleh karena itu, menata kulkas sesuai dengan kapasitasnya sangatlah penting dilakukan karena dapat membantu menghindari tingginya konsumsi listrik.

3. Jangan langsung memasukkan makanan panas

Makanan yang terlalu panas yang langsung diletakkan ke dalam kulkas dapat membuat suhu di dalam kulkas naik. Menormalkannya kembali pun membutuhkan waktu dan daya listrik yang besar.

Oleh karena itu, penting untuk mmulai kebiasaan baik untuk mendinginkan makanan terlebih dahulu sebelum langsung dimasukkan ke dalam kulkas.

Baca Juga: Unik! Ini Cara Mudah Membuat Eco Printing Sendiri di Rumah

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Beragam Pilihan Cara Mengonsumsi Biji Chia yang Sehat dan Bergizi

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Chia seed yang juga dikenal dengan biji chia merupakan jenis biji-bijian dan salah satu makanan organik yang sehat. Meskipun tidak memiliki rasa yang otentik, biji chia menganduk banyak gizi yang baik untuk tubuh.

Kandungan gizi yang dimilikinya mulai dari protein, asam lemak omega 3 & 6, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, selenium serta vitamin A dan B. Belum cukup sampai disitu, biji chia juga dilengkapi dengan antioksidan yang kuat untuk mencegah timbulnya penyakit kronis.

Tak heran, jika biji chia seringkali digunakan sebagai makanan tambahan yang dicampur dengan berbagai jenis makanan lainnya.

Cara mengonsumsi chia seed

cara mengkonsumsi biji cia

Agar lebih nikmat untuk disantap, cara mengonsumsi chia seed nyatanya dapat dilakukan dengan beragam cara yang inovatif. Simak terus caranya di bawah ini, ya!

1. Dibuat menjadi smoothies

Biji chia yang digunakan sebagai topping tambahan untuk smoothies sangat cocok dikonsumsi untuk kamu yang sedang menjalani program diet.

Cara membuatnya pun cukup mudah. Campurkan 1 sdm biji chia, 1 pisang yang telah beku, 2 sdm bubuk coklat, dan 1 cangkir susu almond. Kamu juga dapat menambahkan topping lainnya sesuai selera.

Blender semua bahan tersebut selama 30 detik dan smoothies dengan kandungan biji chia pun siap untuk disantap!

Baca Juga: Pilihan Menu Sarapan Pagi yang Simple dengan Asupan Energi Tinggi

2. Dicampur dengan salad buah

Cara mengonsumsi chia seed berikutnya adalah dengan menambahkan biji chia ke dalam kombinasi salad buah yang biasa dikonsumsi.

Biji chia yang dikombinasikan dengan salah buah bersama dengan yogurt, nantinya dapat menghasilkan salah buah yang lebih kenyal, sehingga lebih nikmat untuk dikonsumsi.

3. Dikonsumsi dalam bentuk bubur

Biji chia dapat menggantikan beras untuk dibuat menjadi bubur yang lezat dan sehat disantap pada pagi hari.

Cara membuatnya sangat mudah, kamu cukup merendam 1-2 sdm biji chia ke dalam mangkuk berisi air panas. Setelah itu, aduk-aduk hingga biji chia mengembang dan siap untuk dimakan.

Bubur yang dibuat dengan biji chia lebih sehat untuk dikonsumsi karena bebas gula, sehingga baik untuk tubuh.

4. Dibuat menjadi puding

Kalau kamu suka makanan-makanan dingin, berarti cara mengonsumsi chia seed satu ini tepat untuk dicoba.

Puding yang dibuat dengan tambahan bahan biji chia nyatanya dapat menghasilkan puding dengan tekstur yang lebih kenyal dan padat.

Kamu cukup mencampurkan biji chia dengan susu kental dan tambahkan topping buah-buahan sesuai selera untuk kemudian didinginkan di dalam freezer.

Baca Juga: Cara Membuat Smoothies Paling Populer

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Tips dan Cara Mencuci Gaun Pengantin Sesuai Bahannya

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Gaun pengantin memang jarang dimiliki oleh sebagian besar orang. Pasalnya, gaun jenis ini biasanya tidak langsung dibeli dan lebih sering didapatkan melalui jasa sewa.

Namun, bagaimana ceritanya jika kamu memilikinya atau justru kamu yang membuka jasa sewa gaun pengantin tersebut? Pastinya kamu membutuhkan cara mencuci gaun pengantin dan perawatannya yang khusus dan spesial.

Cara mencuci gaun pengantin sesuai bahannya

tips mencuci gaun pengantin

Mencuci gaun pengantin sendiri memang gampang-gampang susah. Cara cepat dan mudahnya adalah pergi ke tempat laundry terdekat yang memiliki pelayanan cuci gaun pengantin.

Tapi, kamu harus tetap mengetahui bagaimana cara mencuci gaun pengantin yang baik disesuaikan dengan bahannya. Hal itu juga dapat membantu jasa laundry memutuskan teknik pencuciannya.

1. Nylon/Polyester

Gaun pengantin dengan bahan berikut terbilang aman untuk dicuci menggunakan air. Namun, sebelum mencucinya, ada baiknya untuk melakukan tes ketahanan kain.

Kamu dapat mencoba mengucek bagian tepi bahan yang diberi lem ke dalam air yang telah dicampur dengan deterjen. Jika tidak terjadi kerusakan, maka pencucian gaun dapat dilanjutkan.

Baca Juga: Cara Mencuci Kebaya Sendiri di Rumah dengan Mudah

2. Serat Asetat

Beberapa gaun pengantin yang dibuat dari serat asetat seperti bahan satin dan taffeta biasanya tidak bisa dicuci menggunakan air karena akan membuat kainnya kusut dan mengerut.

Namun, jika memang terdapat banyak noda yang hanya bisa dihilangkan menggunakan air, kamu bisa membersihkan bagian nodanya saja. Setelah itu, keringkan dengan mesin cuci menggunakan pengaturan putaran rendah (very gentle spin).

Risiko mencuci gaun pengantin serat asetat dengan air dapat membuatnya sulit untuk kembali licin, bahkan ketika sudah disetrika. Oleh karena itu, opsi mencuci secara dryclean menjadi pilihan yang lebih tepat.

3. Sutra

Hampir sama dengan cara mencuci gaun pengantin yang terbuat dari serat asetat, gaun pengantin dengan serat sutra juga sebaiknya tidak dicuci menggunakan air.

Pencucian secara dryclean dapat menjadi pilihan yang tepat, mengingat gaun pengantin dengan serat sutra seperti satin akan sulit kembali licin jika sudah dicuci dengan air.

Namun, dryclean tidak bisa membersihkan gaun pengantin dengan sempurna jika terdapat noda atau aksesoris payet yang menempel pada kainnya.

4. Rayon dan Katun

Hampir sebagian besar jenis gaun pengantin memang sebaiknya tidak dicuci menggunakan air, sama halnya dengan gaun pengantin berbahan rayon dan katun.

Gaun pengantin yang dibuat dari kedua bahan ini akan menjadi susut dan lemas jika dicuci dengan air. Tali dan kain bordirnya pun seringkali bisa menyusut dan kemudian rusak.

Tips menentukan teknik mencuci gaun pengantin

Agar tidak bingung ketika menentukan pilihan cara mencuci gaun pengantin di tempat laundry atau ketika mencucinya sendiri, sebelumnya kamu dapat menerapkan beberapa tips.

Khususnya bagi gaun pengantin yang tidak memiliki instruksi pencucian pada bagian label produknya. Diantaranya, yaitu:

  • Memeriksa bagian yang sobek atau noda yang tampak.
  • Memperhitungkan jumlah payet atau aksesoris lainnya yang menempel pada kain.
  • Mengetahui dan memeriksa informasi terkait kandungan serat benang dari bagian luar gaun dan lapisan bagian dalam.
  • Memeriksa apakah terjadi kelunturan warna di beberapa bagian.

Baca Juga: Mencuci Bahan Sutra Spesial Secara Sederhana

Rawat dengan baik gaun pengantin dengan lebih sempurna di D-Laundry, yuk! Nikmati setiap manfaat terbaiknya sekarang, di sini.

Beragam Manfaat Sunscreen untuk Kesehatan Kulit

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Kulit yang bersih dan juga sehat adalah kebanggaan setiap orang. Menjaga kulit yang terawat dengan baik bisa dilakukan dengan menggunakan beragam cara, salah satunya dengan skincare.

Sunscreen merupakan salah satu produk skincare yang berfungsi dalam melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan sinar ultraviolet yang berbahaya.

Manfaat sunscreen untuk kulit

manfaat sunscreen untuk kulit

Selain bermanfaat untuk melindungi kulit dari bahayanya sinar UV, berikut beberapa manfaat sunscreen lain yang perlu kamu ketahui. Ternyata banyak juga lho!

1. Mencegah kulit kering dan kusam

Kulit yang aktif terpapar sinar matahari secara terus menerus dapat membuat kulit kehilangan cairan dan minyak. Sunscreen lah yang dapat membantu memberikan kandungan pelembap tambahan agar kulit tidak menjadi kering.

Selain mencegah kulit menjadi kering, sunscreen juga mampu menjaga kulit dari masalah-masalah lainnya, seperti kulit kusam.

Pilih produk sunscreen dengan kandungan pelembap seperti aloe vera dan brightening agents agar kulit tetap lembap dan terhindar dari warna kulit yang tampak kusam.

Baca Juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

2. Warna kulit yang tetap merata

Aktivitas di luar ruangan dan dilakukan di bawah sinar matahari dalam waktu yang lama dapat membuat kulit memerah dan lama-lama menjadi belang.

Selain dapat melindungi kulit, sunscreen juga mampu menghilangkan flek-flek hitam serta mengembalikan warna gelap pada kulit untuk kembali normal.

3. Mencegah penuaan dini

Bukan hanya mampu melindungi kulit dari warna gelap dan tidak merata karena paparan sinar matahari, manfaat sunscreen juga dapat dirasakan untuk mencegah penuaan dini.

Kulit yang terus menerus terpapar sinar UV berbahaya tidak hanya membuat kulit menjadi kusam dan kering, namun juga dapat membuat kulit mengeluarkan garis-garis keriput.

4. Mencegah kanker kulit

Selain manfaat sunscreen yang mampu mencegah kerusakan kulit dalam jangka pendek, masalah-masalah lainnya yang bersifat jangka panjang pun dapat dicegah.

Kanker kulit merupakan salah satu masalah kulit jangka panjang yang disebabkan oleh kerusakan DNA pada sel kulit. Kerusakan tersebut dapat diperoleh dari radiasi UVB pada sinar matahari yang langsung memapar kulit.

Sunscreen memiliki kandungan yang dapat meminimalisir risiko kanker kulit dengan penggunaan yang dilakukan secara rutin dan tepat.

Baca Juga: Beragam Manfaat Humidifier untuk Kesehatan Manusia Hingga Tanaman Hias

D-Laundry sebagai jasa laundry on demand terpercaya kini hadir dalam berbagai jenis pelayanan. Yuk nikmati setiap manfaat terbaiknya, di sini atau gabung sebagai mitra terpercaya kami, di sini!

Tips Mengecilkan Celana Jeans dengan Beragam Cara

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Celana jeans merupakan salah satu jenis celana yang paling populer dan nyaman digunakan kapan saja. Celana satu ini dapat memberikan berbagai macam kesan untuk pemakainya.

Seseorang yang menggunakan celana jeans yang pas dan sesuai dengan bentuk tubuh dapat menampilkan kesan yang lebih menarik.

Namun, bagaimana ceritanya jika celana jeans yang baru dibeli ternyata kebesaran atau berat badan turun sehingga celana jeans lama pun longgar dipakai?

Cara mengecilkan celana jeans

cara mengecilkan celana

Celana jeans yang longgar dan kebesaran pastinya bakal gak nyaman untuk digunakan. Meski telah menambahkan ikat pinggang sebagai pelengkap, namun tetap saja ada yang kurang.

Nah, cara mengecilkan celana jeans yang akan dibahas selengkapnya ini dapat menjadi tips buat kamu yang punya celana jeans longgar.

Pasalnya kamu dapat menyulap jeans yang kebesaran untuk kembali lagi pas dipakai sesuai ukuran tubuh, beberapa pilihan diantaranya, yaitu:

1. Menggunakan mesin jahit

Cara mengecilkan celana jeans satu ini adalah cara yang paling umum dilakukan banyak orang.

Kamu tinggal pergi ke tukang jahit untuk mengecilkan bagian pinggang pada celana jeans agar kembali nyaman digunakan.

Sebelumnya, jangan lupa untuk mengukur pinggangmu dengan teliti agar mengetahui ukuran pemangkasan celana jeans dengan pasti.

Baca Juga: Ini Cara Merawat dan Mencuci Jeans Favoritmu

2. Memasang kancing tambahan

Tips satu ini juga bisa menjadi solusi untuk mengecilkan celana jeans ke tukang jahit.

Namun bedanya, di cara satu ini kamu gak perlu mengubah tekstur bagian pinggang pada celana jeans.

Minta kepada tukang jahit untuk memasangkan kancing pengait tambahan di bagian sabuk pinggang celana jeans pada bagian kiri dan kanan. Kancing pengait tersebut nantinya dapat membalut bagian pinggang dengan lebih kencang.

3. Merendam di dalam air panas

Jika kamu tidak ada waktu untuk pergi ke tukang jahit, kamu bisa coba cara mengecilkan celana jeans satu ini.

Merendam celana jeans selama kurang lebih 20 menit nyatanya dapat mengecilkan bagian pinggang celana. Kamu juga bisa mencoba cara untuk merebus celana jeans selama 30 menit.

4. Menggunakan larutan garam dan cuka putih

Beda halnya dengan cara sebelumnya, cara satu ini dilakukan dengan merendam celana jeans dengan air dingin.

Demi memperoleh hasil yang lebih optimal, campurkan cuka putih dan garam pada air dingin tersebut. Cara satu ini dipercaya dapat mengecilkan bagian pinggang celana jeans yang longgar hanya dalam waktu 30 menit perendaman.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Berbagai Jenis Noda Pada Celana Jeans

Rawat dengan baik celana jeans dengan lebih sempurna di D-Laundry, yuk! Nikmati setiap manfaat terbaiknya sekarang, di sini.

Tips Memilih Outfit Interview Kerja

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Outfit interview kerja menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan sebelum kamu berangkat ke tempat tujuan.

Memilih pakaian yang disesuaikan dengan background perusahaan tempat dimana kamu akan interview jangan sampai disepelekan, ya.

Pasalnya, selain kemampuanmu dalam menjawab setiap pertanyaan dengan baik, penampilan pun akan menjadi salah satu indikator penilaiannya.

Memilih outfit interview kerja dengan tepat

memilih pakaian interview

Walaupun background perusahaan adalah start up yang lebih bersifat fleksibel, namun kamu tetap perlu menggunakan outfit interview kerja yang formal dan sopan.

Berikut beberapa tips selengkapnya, diantaranya yaitu:

1. Menggunakan kemeja

Kemeja sudah menjadi pakaian basic yang selalu digunakan dalam setiap kegiatan semi formal hingga formal, salah satunya interview kerja.

Gunakan kemeja yang nyaman dengan bahan, seperti sutra, sifon, atau katun. Pilih warna kemeja kesukaanmu agar memberikan semangat dan energi tambahan dalam menjalani wawancara. Namun, sebaiknya hindari warna yang terlalu mencolok, ya.

Baca Juga: 4 Tips Menentukan Ukuran Baju dengan Baik dan Tepat

2. Kenakan celana bahan

Menggunakan celana denim atau jeans ketika menjalani interview kerja bisa menjadi kesalahan besar, lho. Oleh karena itu, gunakanlan celana bahan untuk kegiatan formal.

Selain menggunakan celana, bagi wanita, kamu juga bisa menggunakan rok untuk memberikan kesan yang lebih elegan pada penampilanmu. Gunakanlah rok dengan ukuran yang menutupi lutut agar memberikan kesan yang baik pada pertemuan pertama.

3. Menambahkan sentuhan jas atau blazer

Menggunakan jas atau blazer sebagai atribut pelengkap ketika melakukan interview kerja dapat menjadi pilihan yang oke juga, lho!

Pilih jas atau blazer yang memiliki warna senada dengan kemeja dan celana atau rok bahan yang kamu gunakan. Hindari warna dan motif yang terlalu mencolok karena dapat menghilangkan kesan profesional dari penampilanmu.

4. Menggunakan sepatu formal

Selain pakaian, sepatu juga menjadi salah satu yang pertama kali dipandang oleh interviewer.

Sepatu yang dipilih sebagai outfit interview kerja haruslah sepatu yang formal dan mampu menutup seluruh ujung atau jari kaki.

Gunakanlah sepatu berbahan kulit dengan warna yang mengkilap dan bersih sehingga dapat memberikan kesan yang lebih profesional ketika proses interview berjalan.

Baca Juga: Tips Penting Mengukur Baju Sebelum Belanja Online

Rawat dengan baik setiap pakaian kerjamu dengan lebih sempurna di D-Laundry, yuk! Nikmati setiap manfaat terbaiknya sekarang, di sini.