Manfaat Baking Soda Untuk Urusan Mencuci di Rumah

Last updated on: Published by: Emma A 0

Baking soda atau sodium bicarbonat umumnya digunakan untuk kebutuhan memasak yang berfungsi untuk mengembangkan adonan kue.

Selain berfungsi sebagai pengembang adonan, ternyata baking soda juga berguna untuk urusan cuci mencuci pakaian dan termasuk bahan yang sangat aman dan lebih ramah lingkungan untuk kamu gunakan untuk mencuci pakaian.

Terus, seperti apa saja sih manfaat baking soda untuk mencuci pakaian?

Manfaat Baking Soda Untuk Urusan Mencuci di Rumah

pexels.com | manfaat baking soda

Manfaat baking soda

#1 Manfaat baking soda: Menghilangkan dan meminimalisir bau pada pakaian

Pakaian kamu bau dikarenakan adanya bakteri yang seiring waktu bertambah saat pemakaian.

Kamu bisa menambahkan baking soda pada deterjen saat mencuci, kombinasi ini ampuh untuk menghilangkan bau yang ada pada pakaian.

Yang perlu kamu lakukan adalah menambah 1/2 gelas baking soda pada tiap cucianmu.

Nah, kalau untuk bau yang lebih kuat, seperti bagian ketiak pakaian dan bau rokok yang menempel, kamu bisa menggunakan baking soda untuk merendam pakaian.

Kamu hanya perlu mencampur 1 atau 2 gelas baking soda yang sudah kamu larutkan pada air rendaman.

#2 Manfaat baking soda: Pelembut pakaian

Baking soda berfungsi untuk menyeimbangkan kadar Ph dalam air yang akan gunakan untuk membilas pakaian.

Kamu hanya perlu menambahkan 1/2 gelas baking soda ke dalam air yang akan gunakan untuk membilas akan menyeimbangkan kandungan deterjen dan mineral yang ada dalam air.

Hasilnya? pakaianmu akan lebih lembut

#3 Manfaat baking soda: Mengontrol busa dalam mesin cuci

Kalau kamu lebih sering menggunakan mesin cuci, kamu bisa menggunakan baking soda untuk mengontrol busa dalam penggunaan mesin cucimu.

Sekarang memang sudah ada deterjen untuk penggunaan mesin cuci, namun apabila suatu saat kamu salah menggunakan deterjen dan busa yang keluarnya menjadi terlalu banyak — baking soda adalah solusinya.

Segera matikan mesin cuci kalau kamu melihat terlalu banyak busa dan taburkan baking soda ke dalam mesin cuci.

Baking soda akan menyerap kelembaban dan proses mencuci jadi lebih mudah.

Itu tadi ketiga manfaat baking soda yang bisa kamu gunakan untuk urusan cuci mencuci di rumah.

Melihat rangkaian manfaat yang ditawarkan baking soda, kayanya kamu perlu mulai stok baking soda nih di rumah.

Oh ya, kalau kamu sedang tidak punya banyak waktu untuk mencuci pakaian sendiri, sekarang sudah ada aplikasi laundry on-demand, D-laundry.

Kamu hanya perlu mengunduh dan cucianmu akan segera di jemput.

Yuk, unduh di sini!

Bahan Katun Juga Butuh Perawatan Lho!

Last updated on: Published by: Emma A 0

Salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk memproduksi pakaian adalah bahan katun.

Beberapa keunggulan yang ada pada bahan katun, menjadikan bahan ini sebagai salah satu bahan yang paling cocok untuk digunakan sebagai pakaian sehari-hari.

Baca Juga: Rawat Bahan Kulit Sintesis Dengan Cara Berikut Ini

Beberapa keunggulan dari bahan katun yang paling menonjol:

  • Tidak panas saat digunakan
  • Nyaman
  • Awet
  • Hypoallergenic
  • Perawatan yang mudah

Sebagai salah satu bahan yang tidak akan membuat kamu gerah pada musim kemarau, maka tak heran jika katun sangat cocok digunakan oleh kita, orang Indonesia.

Tapi, sebelum kita membahas lebih jauh lagi soal cara merawatnya, yuk simak sedikit asal-usul Katun.

mencuci dan merawat bahan katun

pexels.com | merawat bahan katun

Asal-usul bahan katun

Pakaian katun yang kamu pakai berasal dari serat tanaman yang diketahui sebagai kapas.

Serat-serat ini bisa dijadikan bahan pakaian dengan cara dipintal terlebih dahulu, sebelum akhirnya ditenun untuk menjadi lembaran kain katun.

Terdapat banyak bahan katun dengan jenis dan kualitas yang berbeda-beda, begitu pula dengan harga yang ditawarkan.

Kamu bisa menemukan berbagai jenis bahan tersebut di pasaran dengan harga kisaran mulai dari Rp 30,000 – 60,000/meter

Selain harganya yang cenderung murah, katun juga cenderung mudah untuk perawatannya. ini salah satu alasan kenapa katun adalah pilihan yang tepat dijadikan sebagai pakaianmu sehari-hari.

Itu tadi sekilas asal-usul dari katun yang biasa kamu pakai, selanjutnya mari kita bahas dari segi merawat dan mencuci katun.

Katun memang terkenal awet tapi sayang juga kan kalau harus jadi cepat rusak karena kamu salah dalam mencuci atau merawatnya

Merawat dan mencuci bahan katun

Cuci sesuai instruksi laundry tag

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, katun memiliki banyak jenis.

Karena dari masing-masing bahan memungkinkan adanya perawatan yang berbeda-beda, maka cara terbaiknya adalah tetap mengacu pada laundry tag atau instruksi yang ada pada label pakaianmu.

Menghindari pakaian menjadi menyusut

Katun ternyata punya kecenderungan untuk menyusut kalau sudah terlalu sering kamu cuci dan keringkan.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir pakaianmu cepat menyusut, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba mulai praktikkan:

  • Cuci pakaian dengan air dingin (30°C atau lebih rendah)
  • Renggangkan pakaian setelah kamu cuci secara manual maupun dengan mesin cuci
  • Utamakan mengeringkan dengan cara dijemur saja

Menyetrika bahan katun

Pertama kamu harus paham dengan suhu yang digunakan pada setrikaanmu.

Seringkali kita lupa dengan suhu semestinya dari pakaian yang akan kita setrika, padahal setiap bahan memiliki suhu yang berbeda-beda untuk menghindari pakaian agar tidak cepat rusak.

Untuk pakaian katun sendiri kamu bisa atur tingkat kepanasan dengan parameter 5/10 untuk bahan yang cenderung lebih ringan.

Sedangkan untuk bahan yang cenderung lebih tebal kamu bisa menggunakan suhu dengan tingkat 7/10 atau dengan suhu panas kurang lebih pada 204 °C.

Kamu juga perlu untuk menekan pakaian katun yang sedang kamu setrika, terutama ketika pakaianmu masih agak sedikit lembab. Hal ini dilakukan tentu agar pakaian tidak kusut.

Itu tadi hal yang perlu kamu ketahui agar pakaian katunmu bisa tetap awet.

Apakah kamu sudah mencoba melakukannya untuk merawat pakaian katunmu?

Baca Juga: Cara Mencuci Sepatu Putih Sesuai Dengan Bahannya

Oh ya, kalau kamu enggak punya banyak waktu untuk mencuci pakaian katunmu, sekarang sudah ada laundry on demand, D-laundry.

Kamu hanya perlu mengunduhnya di sini dan pakaianmu akan segera bersih dan rapi kembali.

Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Laundry Kiloan Terdekat

Last updated on: Published by: Emma A 0

Mencuci terkadang memang membutuhkan waktu dan energi ekstra.

Apalagi, buat kamu yang anak rantau atau yang sudah tinggal sendiri tentu harus menyisihkan waktumu untuk mencuci pakaian.

Tapi, bagaimana kalau kesibukanmu selalu full selama seminggu?

Baca Juga: Hal Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Laundry Baju

Kadang saking sibuknya pun tempat tinggalmu malah penuh dengan cucian yang menumpuk.

Salah satu cara untuk mengatasinya kamu memang harus mencari laundry kiloan terdekat.

Tapi, sebelum kamu memilih laundry kiloan terdekat, coba perhitungkan beberapa hal di bawah ini dulu, yuk!

Tips mencari laundry kiloan terdekat

pexel.com | laundry kiloan terdekat

Tips mencari laundry kiloan terdekat

Perhitungkan lokasi

Hal pertama yang wajib kamu perhitungkan itu adalah soal lokasi.

Kamu beruntung kalau di dekat tempat kamu tinggal ada jasa laundry.

Nah, salah satu aspek biar enggak bingung pilih laundry yang mana, pilih lah yang paling bisa kamu jangkau hanya dengan jalan kaki.

Selain hemat ongkos, kalau ada kebutuhan mendesak kamu bisa lekas mengambil pakaian di laundry kiloan terdekat tersebut.

Harga

Selain lokasi, kamu juga harus memperhitungkan harga.

Kalau di lingkunganmu banyak laundry kiloan terdekat, pastikan kamu bisa membedakan standar dan kualitasnya.

Kamu bisa menanyakan orang-orang terdekat yang pernah menggunakan jasa laundry kiloan tersebut.

Biasanya harga laundry kiloan pada suatu daerah punya kisaran harga yang sama.

Kalau kamu melihat laundry kiloan terdekat dengan harga yang bersaing kamu perlu mempertanyakannya dari segi jasa yang ditawarkannya juga, ya.

Karena harga yang murah jangan sampai membuat layanan laundry kiloan jadi tidak terjamin.

Kalau pakaianmu menjadi berubah warna, luntur, atau rusak, kita sendiri yang repot dan rugi.

Sebelum Laundry Kiloan

Setelah kamu mempertimbangkan kedua hal tersebut, ada beberapa hal yang sebaiknya juga tidak boleh luput dari perhatianmu sebagai antisipasi kerusakan pakaian.

Pilah pakaianmu

Pernah enggak setelah selesai laundry pakaianmu malah jadi memudar atau malah ada noda dan warna lainnya yang transfer?

Hal ini bisa saja terjadi kalau pakaianmu tercampur saat kamu laundry atau ketika kamu tidak memilahnya sesuai bahan.

Untuk mengantisipasinya, kamu harus memilah lagi pakaian-pakaian yang hendak kamu laundry sesuai dengan warna dan bahannya.

Ingat pakaian

Hal kedua yang seringkali terjadi adalah kamu lupa dengan pakaian yang sudah kamu laundry.

Kadang hal ini terjadi tanpa sadar juga, untuk mengantisipasinya kamu bisa coba dengan mengingat pakaianmu dengan cara kamu catat atau kamu foto saja setiap kali kamu akan laundry

Selanjutnya kalau kamu sudah oke dengan semua persiapan sebelum laundry di atas, kamu hanya perlu mencari laundry kiloan terdekat di tempat tinggalmu.

Baca Juga: Kenapa Kamu Harus Beralih Ke Laundry Online?

Nah, kalau kamu enggak mau repot buat urus bulak-balik ke laundry kiloan, sudah saatnya kamu coba aplikasi laundry on demand, D-laundry.

Dengan D-laundry, kamu hanya perlu mengunduh aplikasinya dan pakaianmu akan segera di jemput.

Yuk, unduh D-laundry di sini

Yuk, Bersihkan Bantalmu! Begini Cara Cuci Bantal Yang Benar

Last updated on: Published by: Emma A 0

Gak cuma baju dan celana, bantal juga menjadi salah satu benda yang selalu bersentuhan dengan kulit kamu.

Nah, perlu kamu ketahui, bantal dan sarung bantal yang kamu pakai menumpuk residu-residu yang ada dari tubuh kita, lho.

Baca Juga: Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Laundry Kiloan Terdekat

Untuk alasan kesehatan juga, bantal dan guling kamu juga harus kamu perhatikan perawatan dan pencuciannya.

Bantal biasanya memiliki jenis bahan yang berbeda-beda.

Masing-masing bahannya pun memiliki cara cuci yang berbeda pula. Yuk, ketahui caranya di bawah ini!

cara cuci bantal

pexels.com | cara cuci bantal

Cara cuci bantal berdasarkan jenisnya

Tiap bantal memiliki karakteristik bahannya sendiri, oleh maka itu perlu dicatat, kamu tetap perlu membaca instruksi pencucian sebelum kamu mulai mencuci bantal

Bantal Fiberfill

Bantal jenis fiberfill tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Kamu bahkan bisa mencucinya langsung ke dalam mesin cuci, disarankan untuk menggunakan air dengan suhu normal atau suhu dingin dengan gentle cycle. 

Bantal bulu

Bantal bulu juga salah satunya yang mudah untuk dicuci, kamu juga bisa menggunakan mesin cuci untuk mencuci bantal bulu.

Tapi pastikan terlebih dahulu tidak ada bagian bantal yang terbuka atau mungkin sobek dan atur mesin cuci pada aturan gentle cycle 

Cara cuci bantal busa

Untuk bantal busa tidak bisa kamu cuci melalui mesin cuci, hal ini karena bahannya yang cenderung lebih berat dan mudah sobek.

Biasanya, bantal busa yang kamu beli sudah terdapat sarungnya sendiri.

Nah, untuk sarungnya kamu bisa mencucinya di mesin cuci. Sedangkan, untuk bantal busanya sendiri sebaiknya kamu vacuum saja.

Apabila terdapat noda kamu bisa mencuci atau menghapusnya dengan deterjen atau dengan sabun yang cenderung ringan, dan tidak perlu kamu cuci semuanya, pastikan hanya dibagian yang bernoda saja.

Kita sudah membahas dari bagaimana cara cuci bantal dari masing-masing jenis, tapi sebaiknya kamu juga mulai memerhatikan kebersihanmu ketika hendak tidur ya, kami punya tipsnya agar bantalmu bisa lebih bersih

Tips menjaga bantal bersih

Setelah kamu tahu cara cuci bantal, ada baiknya kamu juga tahu cara untuk menjaganya tetap bersih, berikut ini caranya:

  • Tips 1: Jangan lupa untuk cuci muka dan kalau kamu menggunakan make up, segera hapus sebelum kamu tidur
  • Tips 2: Ganti sarung bantalmu seminggu sekali untuk mengurangi menumpuknya keringat dan kotoran
  • Tips 3: Agar bantalmu tidak mudah berjamur, kamu bisa menggunakan linen spray, yang bisa kamu temukan di pasaran mau pun online
  • Tips 4: Jangan lupa untuk vacuum bantal dengan jenis busa atau foam 

Bantalmu bisa menjadi sumber penyakit kalau kamu juga tidak tahu cara cuci bantal yang tepat dan bagaimana merawatnya, jadi jangan lupa untuk kamu bersihkan ya!

Baca Juga: Bahan Katun Juga Butuh Perawatan Lho!

Nah, kalau ternyata kamu tidak punya waktu untuk mencuci sarung bantalmu kamu bisa menggunakan aplikasi laundry on-demand, D-laundry.

Kamu hanya perlu mengunduh dan cucianmu akan segera di jemput. Unduh di sini.

Ide Untuk Menata Lemari Pakaian Lebih Rapi Lagi

Last updated on: Published by: Emma A 0

Menata lemari pakaian bisa menjadi salah satu kegiatan yang terdengar membosankan dan membutuhkan banyak waktu. Terlebih lagi kalau lemari pakaianmu sudah sangat padat dan menumpuk dengan pakaian lama maupun pakaian baru.

Ada banyak cara yang bisa kamu terapkan untuk menata lemari pakaianmu, tapi, hal pertama yang perlu kamu persiapkan adalah keinginan yang kuat untuk mulai menatanya.

Yuk rapikan pakaian mu sekarang juga!

Langkah mudah menata lemari pakaian

Sediakan tempat untuk menampung

Keluarkan semua isi lemarimu terlebih dahulu dan sortir pakaianmu dengan menaruhnya ke dalam wadah. Kamu bisa menggunakan keranjang atau container untuk menyortir pakaian yang masih ingin kamu gunakan maupun yang tidak.
h3>Bersihkan lemari

Setelah lemari kosong, sebaiknya kamu bersihkan dahulu sebelum menaruh pakaianmu kembali. Siapa tahu banyak debu yang sudah menumpuk di sudut-sudutnya.

Sortir ulang

Tadi kamu sudah mensortir sebagian pakaian yang menurutmu masih dapat kamu gunakan. Tapi sebelum kamu mulai merapikannya lagi, pastikan kamu sudah yakin dengan pilihan pakaian yang akan kamu simpan. Lalu bagaimana dengan pakaian yang tidak lagi terpakai? Kamu bisa mendonasikannya atau daur ulang menjadi kerajinan.

Layout lemari

Kini lemarimu sudah bersih dan kamu sudah mantap dengan pilihan pakaian yang akan kamu simpan. Langkah selanjutnya, kamu bisa mulai menata ulang lemari dengan layout yang baru. Dengan layout baru, kamu bisa saja membutuhkan beberapa wadah lainnya untuk membuat tampilan lemarimu lebih rapi.

Pilih organizing tools

Banyak organizer yang bisa kamu pilih dan beli untuk memanfaatkan sejumlah ruang yang ada setelah kamu menata ulang lemari pakaian. Salah satunya kamu bisa mulai menggunakan container yang bisa kamu gantung, shelf dividers atau penyekat, atau menambahkan gantungan lemari.

Ide Untuk Menata Lemari Pakaian Lebih Rapi Lagi

pexels.com | menata lemari pakaian

Tips lainnya untuk menata lemari pakaian

Sortir pakaian atau aksesoris berdasarkan jenisnya

Kumpulkan pakaian dan aksesoris yang telah kamu sortir dan taruh aksesoris atau pakaian tersebut sesuai jenisnya pada satu tempat atau wadah saja. Misal; kamu bisa menaruh aksesoris seperti sabuk pada satu container sendiri, jeans pada satu tempat sendiri, t-shirt sehari-hari juga pada satu tempat sendiri. Fungsinya untuk memudahkanmu untuk mencari barang yang kamu butuhkan dengan lebih cepat.

Susun pakaian atau aksesoris berdasarkan penggunaan

Kemudian setelah kamu membaginya ke dalam beberapa bagian, kamu bisa juga menyusunnya berdasarkan seberapa sering penggunaan pakaian atau aksesoris tersebut. Misal; kamu punya kemeja favorit yang sering kamu gunakan untuk ke kantor atau untuk bersantai, kemeja ini bisa kamu coba taruh di bagian yang paling atas.

Sedangkan pada bagian bawah susunan, kamu bisa menaruh pakaian yang mungkin hanya akan di gunakan dalam waktu-waktu tertentu saja.

Itu tadi langkah-langkah untuk mulai menata pakaian yang sangat mudah. Hanya saja rapi itu bukan hanya sekadar rapi, kamu juga perlu untuk mulai memikirkan bagaimana pola kebiasaanmu dalam menggunakan pakaian atau aksesoris yang ada dalam lemari.

Hal ini tentu untuk memudahkanmu untuk merapikan dan menggunakan barang favoritmu selanjutnya daripada alih-alih harus bingung memilih karena melihat lemari pakaian yang tidak tertata dengan rapi.

Oh ya, kalau sudah kamu rapikan jangan lupa juga untuk laundry ulang pakainmu. Sebagian pakaian pasti sudah lama tidak kamu cuci, kan? Kalau kamu enggak punya waktu, kamu bisa coba memanfaatkan jasa laundry on demand D-laundry, yuk unduh! di sini.

Cara Melipat Pakaian Agar Lemarimu Lebih Hemat Tempat

Last updated on: Published by: Emma A 0

Melipat pakaian?
memang terdengar sepele, tapi jangan sampai kamu meremehkannya. Apalagi kalau ternyata kamu memiliki lemari pakaian yang tidak cukup luas.

Kerapihan dan susunan pakaian itu sangatlah penting. Fungsinya agar kamu dapat langsung menemukan pakaian yang hendak kamu gunakan sehari-hari dalam keadaan yang rapi juga. Jadi kamu enggak perlu ribet lagi menyetrika atau membongkar lemari terlalu lama.

Ketahui cara melipat pakaian agar lemarimu lebih rapi dan hemat tempat dari berbagai cara berikut ini yang diadaptasi dari seorang tidying expert yang juga seorang bintang serial Netflix, Marie Kondo

Cara melipat pakaian agar lemarimu rapi dan hemat tempat

Melipat t-shirt

cara melipat pakaian t-shirt

via: makespace.com | melipat t-shirt

  • Letakkan t-shirt pada permukan datar
  • Lipat t-shirt lengan kiri dengan cara tekuk ujung lengan kiri
  • Lakukan hal yang sama untuk melipat lengan kanan
  • Kedua lengan yang sudah kamu lipat akan membentuk pakaian seperti persegi panjang
  • Lipat bentuk persegi panjang menjadi persegi panjang kecil
  • Lipat kembali dengan cara yang sama
  • T-shirt dapat kamu tempatkan secara vertikal atau horizontal di lemari

Melipat celana jeans

cara melipat pakaian jeans

via: rd.com | melipat jeans

  • Letakkan celana jeans pada permukaan datar
  • Lipat sisi kiri celana jeans pada sisi kanan celana jeans
  • Lipat bagian tengah risleting jeans
  • Lipat dari bagian bawah jeans hingga bagian pinggang atau pinggul
  • Lipat kembali celana jeansmu hingga dapat kamu tempatkan secara vertikal atau horizontal di lemari

Melipat lengan panjang atau sweatercara melipatkan pakaian lengan panjang dan sweater

via: makespace.com | melipat lengan panjang dan sweater

  • Letakkan sweater pada permukaan datar
  • Lipat sisi kanan lengan secara horizontal dan tekuk posisi lengan kanan
  • Lakukan cara yang sama pada sisi kiri lengan
  • Lipat kedua sisi hingga membentuk persegi panjang
  • Lipat sweater dari bawah
  • Lipat lagi sweater hingga dapat kamu tempatkan secara vertikal atau horizontal di lemari

Dengan cara melipat pakaian di atas, kamu bisa lebih menghemat temat dan lemarimu akan jauh lebih tertata rapi tanpa harus melihat pakaian yang menumpuk. Cara melipat pakain ini bisa langsung kamu coba segera setelah paket laundry-mu datang atau setelah kamu selesai menyetrika, yuk dicoba!

Oh ya, kalau kamu sedang butuh laundry dengan cepat, kamu juga bisa coba aplikasi laundry on demand, D-laundry, unduh di sini.

Tips Mencuci Pakaian Vintage Buat Kamu Yang Hobi Nge-thrift

Last updated on: Published by: Emma A 0

Kamu pecinta Old School Fashion? Gaya-gaya vintage? Suka hunting atau nge-thrift baju-baju bekas berkualitas? Nah, artikel ini pas banget buat kamu.
Pakaian bekas yang kamu biasa beli di pasar induk dan pasar loak, seringkali memiliki noda atau kekusaman pada warnanya. Dan ini seringkali luput dari perhatian pembeli.

Nah, biar pakaian yang sudah kamu beli tetap bagus dan terlihat prima, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan noda pada pakaian vintage?

Tips mencuci pakaian vintage

pexels.com | mencuci pakaian vintage

Merawat dan mencuci pakaian vintage

Cek noda yang ada

Seringkali hal ini luput dari perhatian, terutama apabila pakaian vintage-mu berwarna broken white, kamu bisa terlebih dahulu cek noda yang ada dengan mengarahkannya pada sumber cahaya.

Menghilangkan noda dan memutihkan pakaian

Kamu mungkin saja menemukan beberapa pakaian vintage-mu sudah menguning dan kamu ingin membuatnya nampak lebih bersih lagi.

Tapi perlu kamu ingat tentu warnanya tidak akan sama persis seperti warnanya sedia kala.

Tips lainnya sebaiknya kamu tidak menggunakan bahan pemutih apabila terdapat hiasan-hiasan yang berwarna dalam pakaian, hal ini tentu dapat membuat aksen dalam pakaianmu semakin memudar.

Cara lainnya, kamu bisa menggantinya dengan bahan yang lebih alami, seperti:

  • jus lemon segar
  • garam

Kedua bahan tersebut berfungsi untuk membersihkan noda. Selanjutnya, kamu hanya perlu menjemur pakaian dengan kondisi terik agar noda bisa benar-benar hilang.

Pilih dry clean

Untuk sebagian pakaian yang memiliki detail, aksen, maupun warna yang lebih rumit kamu perlu untuk mempertimbangkan metode dry clean untuk mencucinya.

Metode ini bisa kamu pilih kalau kamu ingin tetap menjaga warna serta aksen dan detail yang ada pada pakaian.

Untuk bahandry clean; wool-crepe, sutra, dan taffeta sebaiknya kamu dry clean, ya!

Itu tadi hal yang sebaiknya kamu perhatikan kalau kamu suka berburu pakaian vintage, sayang ‘kan kalau ternyata pakaian vintage yang sudah kamu beli ternyata memiliki noda.

Oh ya, kalau kamu tidak sempat mencuci pakaianmu secara manual, sekarang sudah ada aplikasi laundry on-demand, D-laundry.

Kamu hanya perlu mengunduh aplikasinya dan pakaianmu akan segera di laundry!

Unduh di sini

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Menggunakan Pemutih Pakaian

Last updated on: Published by: Emma A 0

Dalam membersihkan pakaian kamu bebas dari noda, kamu enggak boleh sembarangan, lho.

Penggunaan bahan pencuci, terutama pemutih, enggak boleh sembarangan.

Baca Juga: Tips Cara Menghilangkan Noda Dengan Cepat

Kalau salah penggunaan, alih-alih pakaianmu bersih dari noda, malah akan merusak warna dan bahan dari pakaian kamu.

Nah, kira-kira, hal apa saja yang harus kamu perhatikan sebelum menggunakan pemutih pakaian? Yuk simak di bawah ini!

Sebelum menggunakan pemutih pakaian

Cek laundry tag

Coba perhatikan ulang laundry-tag yang biasanya terdapat di bagian kerah atau samping pakaian kamu. Pahami arti simbolnya.

Apakah pada pakaianmu terdapat simbol larangan penggunaan pemutih? Kalau tidak ada, pengaplikasian pemutih pun ada caranya, lho.

intsruksi penggunaan pemutih pakaian dalam laundry tag

via: businessinsider | simbol laundry instruksi pemutih pakaian

Larutkan Pemutih Pakaian

Jangan langsung mencampur pakaianmu dengan pemutih, hindari kontak langsung antara bahan pakaian dengan pemutih, hal ini dapat merusak warna pakaianmu.

Idealnya, kamu harus mengisi wadah dengan setengah air baru kemudian kamu campur dengan bahan pemutih, lalu  kamu baru bisa mencuci pakaianmu.

Jangan Campur Pemutih dengan Ammonia

Jangan campur pemutih pakaian dengan ammonia, ammonia merupakan zat yang berfungsi untuk menghilangkan noda, namun lebih tepatnya tidak untuk digunakan untuk mencuci pakaian.

Ammonia lebih baik digunakan untuk menghilangkan noda pada permukaan yang keras, bukan pada pakaian.

Pentingnya himbauan ini dikarenakan kalau kamu mencampur bahan pemutih dengan ammonia akan menghasilkan campurang yang sangat berbahaya.

Ketahui Jenis Bahan Pakaian

Ketahui juga bahan pakaian yang hendak kamu cuci, sebagian bahan tidak perlu dan sebaiknya tidak kamu cuci dengan pemutih pakaian.

Apa saja bahan-bahan tersebut? Diantaranya termasuk; sutra, acetate, spandex, rubber, dan elastic. 

Sekarang, kamu sudah paham cara mencuci menggunakan pemutih pakaian.

Selanjutnya, kamu perlu tahu nih, jenis-jenis pemutih apa saja yang tersedia di pasaran dan dapat kamu gunakan?

Jenis Pemutih

Pemutih Chlorine

Ini adalah bahan pemutih pakaian yang akan paling sering kamu temukan di pasaran.

Sayangnya, manfaat yang diberikan tidak sebanding dengan dampaknya pada lingkungan.

Tidak hanya pada lingkungan saja, tapi juga pada tubuh manusia.

Selain itu, dalam penggunaan jangka panjang juga dapat merusak pakaian kamu.

Pemutih Oxygen

Pemutih oxygen memiliki manfaat dan cara penggunaan yang sama dengan pemutih chlorine. Yang membedakan adalah dampak dari penggunaannya.

Penggunaan pemutih oxygen tidak akan membuat pakaianmu luntur, tidak seperti cara bekerja pemutih chlorine.

Hanya saja, pemutih oxygen lebih sulit untuk kamu temukan di pasaran.

Nah, sekarang kamu tinggal memilih mana yang akan kamu beli dan gunakan.

Oh ya, kulitmu sebaiknya tidak terlalu lama terpapar dengan zat pemutih ya, karena dapat merusak sel-sel kulit kamu.

Baca Juga: Cara Mencuci Pakaian Putih Favoritmu

Itu tadi hal-hal yang harus kamu lakukan ketika mencuci dengan pemutih pakaian, tapi kalau kamu lagi sibuk banget dan enggak ada waktu untuk mencuci, kamu bisa menggunakan aplikasi laundry on demand, D-laundry!

Dengan D-laundry, kamu bisa lebih menghemat tenaga dan waktumu. Apalagi untuk kamu si sibuk. Yuk unduh di sini.

Cara Memutihkan Pakaian Yang Menguning Dengan Lebih Ramah Lingkungan

Last updated on: Published by: Emma A 0

Kamu sudah mengikuti instruksi mencuci dan merawat pakaian sedemikian rupa, tapi terkadang keadaan memang tidak selalu sejalan.

Seperti halnya kemeja putihmu yang perlahan menguning pada bagian ketiak.

Noda ini pasti akan menganggu kalau kamu harus menggunakan pakaianmu untuk acara formal.

Mengingat pakaian berwarna putih biasanya digunakan pada acara-acara formal — ini saatnya kamu mulai peduli dengan bagian ketiak pakaianmu agar tidak terlihat menguning

Tapi sebelum kita bahas cara memutihkan pakaian yang menguning pada bagian ketiak, kayaknya kamu perlu tahu dulu nih apa yang jadi penyebabnya

Cara Memutihkan Pakaian Yang Menguning & Lebih Ramah Lingkungan

pexels.com | cara memutihkan pakaian yang menguning

Kenapa bisa menguning?

Ada tiga hal mengapa pakaian bagian ketiakmu jadi menguning

Keringat

Fun fact! Keringat memiliki banyak zat yang menyebabkan bagian ketiak pakaianmu jadi menguning.

Sebenarnya zat kimia apa saja yang menyebabkan? Jadi, dalam keringat itu mengandung ammonia, sodium chloride, urea dan lactic acid.

Semuanya terkandung dalam jumlah yang sangat minim sih, tapi ini lah penyebab kenapa pakaianmu jadi menguning dan meninggalkan bekas keringat.

Reaksi dari antiperspirant dan keringat

Perlu kamu ketahui sebelumnya deodoran dan antiperspirant itu berbeda.

Deodoran berfungsi untuk meminimalisir bau sedangkan antiperspirant berfungsi untuk meminimalisir keringat.

Nah, keringat yang tertahan dan antiperspirant itu kombinasi yang tepat kenapa pakaianmu jadi menguning.

Seiring waktu antiperspirant akan menghilang dan keringat pun akan keluar.

Namun kandungan Aluminum yang ada pada antiperspirant bercampur dengan zat yang ada dalam keringat ternyata membuat pakaianmu jadi menguning.

Pakaian terlalu ketat

Pakaian yang terlalu ketat menyebabkan tidak ada ruang bagi kulitmu untuk bernapas, menyebabkan kulitmu susah bernapas dan mendapatkan kelembaban.

Bakteri akan dengan mudahnya membuat odor dan apabila terjadi dalam jangka waktu yang lama dan sering, pakaianmu juga bisa jadi menguning.

Cara memutihkan pakaian yang menguning

Kita sudah tahu ketiga alasan kenapa pakaianmu bagian ketiak bisa menguning, lalu bagaimana cara memutihkan pakaian yang menguning pada bagian ketiak?

Baking soda & air

Takaran:

  • 4 sendok makan baking soda
  • 1/4 gelas air

Caranya:

  • Campur 4 sendok makan baking soda dengan 1/4 air
  • Gosok pada bagian noda yang menguning
  • Biarkan selama kurang lebih satu jam
  • Bilas dengan air suhu dingin

Cuka & air

Takaran:

  • 1/4 cuka putih
  • 1/4 gelas air

Caranya:

  • Campur 1/4 cuka putih dengan 1/4 air ke dalam botol spray
  • Semprotkan pada bagian noda menguning
  • Biarkan selama kurang lebih satu jam
  • Bilas dengan air suhu dingin

Untuk noda menguning yang cukup membandel, kamu bisa menggunakan kombinasi di bawah ini

Hydrogen Peroxide & air

Takaran:

  • 1/4 gelas Hydrogen peroxide
  • 1/4 gelas air

Caranya:

  • Campur Hydrogen peroxide dengan air
  • Celupkan bagian pakaian yang menguning selama 30 – 45 menit
  • Bilas pakaian dengan air suhu dingin
  • Ulangi apabila masih ada noda kuning

Untuk penggunaan Hydrogen peroxide kamu harus lebih berhati-hati ya, karena ini konsentrat yang kuat dan dapat menyebabkan warna pakaianmu jadi memudar.

Jadi, pastikan kamu hanya memberikannya pada bagian yang menguning. Hydrogen peroxide bisa kamu beli di apotik, toko bahan kimia atau lebih mudahnya secara online.

Itu tadi beberapa cara memutihkan pakaian yang menguning pada bagian ketiak.

Tapi ingat, setelah kamu berhasil menghilangkan noda yang menguning, sebaiknya juga kamu langsung mencucinya secara manual atau laundry.

Kalau kamu tidak punya banyak waktu kamu bisa menggunakan aplikasi laundry on-demand, D-laundry.

Yuk unduh di sini

Apakah Baju Baru Harus Dicuci?

Last updated on: Published by: Emma A 0

“Baju barunya jangan langsung dipakai! dicuci dulu!”

Pasti kamu pernah denger ungkapan seperti ini. Padahal kita udah enggak sabar ya, buat pakai baju baru, hehe.

Apakah benar baju yang baru yang belum dicuci tidak boleh langsung dipakai?

Baca Juga: 4 Produk Laundry Untuk Mencuci Baju Lebih Bersih Lagi

Sebuah studi menunjukkan terdapat adanya organisme yang dapat menganggu kesehatan dari baju yang ada di beberapa retail pakaian.

Kamu pernah memakai baju baru yang belum dicuci? Hmm, sepertinya kamu harus mempertimbangkan hal-hal berikut ini, nih. Yuk, kita simak!

Alasan kenapa baju baru harus dicuci

Kontak langsung dengan kulit

Kamu yakin di baju yang kamu beli bersih dari debu, bakteri, dan kuman? Coba dipikir lagi deh.

Berapa lama baju yang kamu beli ada di display? Tersimpan di gudang? dan sebagainya.

Baju yang kamu pakai bersentuhan langsung dengan kulitmu, lho.

Kita gak bisa jamin bajunya terbebas dari kuman, bakteri, dan debu. Maka dari itu, penting untuk mencuci baju baru sebelum kamu pakai, ya.

Efek pewarna

Kebanyakan baju yang dijual, belum melalui proses pencucian, lho.

Warna yang terdapat pada baju barumu mengandung berbagai bahan kimia pewarna yang bisa berdampak kepada kulitmu.

Bahkan baju berwarna putih sekalipun.

Kebanyakan bahan pakaian sintetis memiliki zat pewarna azo-aniline. 

Bahan pewarna ini dapat mengakibatkan sejumlah reaksi pada sebagian orang. Apalagi, kalau kamu punya kulit yang sensitif, kamu harus lebih berhati-hati, ya!

Efek bahan kimia lainnya

Tidak hanya dari segi pewarna saja, terdapat bahan kimia lainnya yang mungkin masih melekat pada baju baru kamu, seperti halnya; urea formaldehyde yang digunakan produsen untuk memperkaya warna dan tekstur.

Zat kimia ini bisa berdampak kepada kulit kamu, seperti ruam pada bagian tubuhmu, dan gatal-gatal. Biasanya terjadi pada bagian leher, ketiak, atau paha.

Alasan kenapa baju baru harus dicuci

pexels.com | baju baru harus dicuci

Tips mencuci baju baru

Itu tadi alasan kenapa sebaiknya baju baru harus dicuci, langkah selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah mencuci baju tersebut agar bisa awet untuk kedepannya.

Ketahui jenis bahan

Ketahui jenis bahan yang digunakan dari baju yang baru kamu beli dan perhatikan laundry tag yang ada dari bajumu tersebut untuk proses mencuci pertama kalinya

Cuci sesuai instruksi laundry tag 

Sebagian bahan pakaian bisa kamu cuci secara manual atau laundry seperti biasanya, namun beberapa pakaian tentu membutuhkan dry cleaning. 

Kesimpulannya, sebaiknya kamu mulai bersabar ya kalau baru saja membeli baju baru.

Apalagi kalau kamu memiliki kondisi kulit yang cukup sensitif karena dampaknya akan sangat merugikan kamu.

Baca Juga: Tips Mudah Cara Hemat Air di Rumah

Kalau kamu tidak punya waktu banyak untuk mencuci secara manual tapi butuh untuk menggunakan baju barumu dengan cepat, kamu bisa coba mulai menggunakan jasa laundry on demand, D-laundry. Kamu hanya perlu unduh di sini.