Menilik Perbedaan Kulit Asli dan Sintetis Melalui Empat Tips Singkat

Last updated on: Published by: Agina Naomi 0

Hampir sebagian besar orang memiliki produk berbahan kulit entah dalam bentuk tas, dompet hingga jaket.

Produk berbahan kulit memang selalu menarik hati karena bahannya yang kuat dan tahan lama. Segala aksesoris dari bahan kulit pun dapat memberikan kesan elegan bagi siapa pun yang menggunakannya.

Harganya yang mampu membuat kita merogoh kocek lebih dalam nyatanya tidak menjadi penghambat untuk memilikinya. Pasalnya, bahan kulit terdiri dari kulit asli dan sintetis.

Perbedaan kulit asli dan sintetis

membedakan kulit asli dan sintetis

Kulit asli pastinya mampu memberikan kualitas yang jauh lebih baik dari kulit sintetis. Namun, kulit sintetis bisa menjadi alternatif solusi dalam menggantikan kulit asli karena wujudnya yang serupa.

Lalu, bagaimana caranya mengetahui perbedaan kulit asli dan sintetis sebelum membelinya?

1. Periksa label produk

Cara membedakan antara kulit asli dan sintetis satu ini cukup dengan memeriksa label yang tertera pada produk.

Jika pada label produk tertulis genuine leather maka dapat dipastikan bahwa produk terbuat dari kulit asli. Namun, jika yang tertulis adalah manmade material atau syntetic leather maka produk terbuat dari kulit sintetis.

Baca Juga: Beragam Tips Perawatan Dompet Kulit agar Awet dan Tahan Lama

2. Meraba tekstur produk

Perbedaan kulit asli dan sintetis dapat kamu rasakan dengan meraba tekstur produk dengan seksama.

Bahan kulit asli memiliki tekstur yang lebih kasar karena pori-pori alaminya. Sedangkan, kulit sintetis cenderung lebih lembut dan tidak memiliki guratan.

3. Memeriksa pinggiran produk

Setelah yakin dengan teksturnya, kini kamu perlu memeriksa pinggiran produk secara teliti untuk membedakan antara kulit asli dengan sintetis.

Produk yang menggunakan kulit sintetis biasanya akan terdiri dari beberapa lapis. Mulai dari kulit sintetis itu sendiri, kemudian didalamnya terdapat kain dan busa sehingga terasa lebih halus. Berbeda dengan kulit asli yang hanya terdiri dari satu lapis saja.

4. Mecium aroma produk

Aroma pada produk berbahan kulit asli dan kulit sintetis akan berbeda meski pembuatan kulit asli telah melalui proses penyamakkan.

Produk dengan kulit sintetis cenderung mengeluarkan aroma bahan kimia atau bau karet. Sedangkan kulit asli tetap akan mengeluarkan aroma alaminya yang tidak dapat ditiru oleh kulit sintetis.

Dengan membiasakan diri, kamu akan dapat dengan mudah mengetahui perbedaan kulit asli dan sintetis dengan tips-tips di atas. Pastikan selalu memperoleh produk dengan bahan kulit berkualitas, ya!

Baca Juga: 6 Cara Terbaik dalam Membersihkan Tas Kulit

Rawat dengan baik setiap produk berbahan kulit dengan lebih sempurna di D-Laundry, yuk! Nikmati setiap manfaat terbaiknya sekarang, di sini.