was successfully added to your cart.

Cart

D-Laundry

Ini loh Contoh dan Cara Pengelolaan Limbah B3

By September 9, 2020 No Comments
pengelolaan limbah d3

Limbah B3 bisa dijabarkan sebagai bahan berbahaya dan beracun. Limbah B3 ini pun diatur di dalam UU tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Definisi yang tercantum dalam UU RI Nomor 32 Tahun 2009 menyebutkan bahwa limbah B3 adalah zat, energi, dan komponen lain yang karena sifatnya, konsentrasi atau jumlahnya dapat mencemari dan merusak lingkungan, baik secara langsung maupun tidak.

Bukan hanya dapat membahayakan lingkungan hidup, limbah B3 dapat pula memberikan dampak negatif pada kesehatan dan kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya.

Contoh limbah B3

Contoh yang akan dipaparkan adalah limbah B3 yang sering kita temui di sekitar kita. Lalu apa saja contoh dari limbah tersebut yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan?

Deterjen

Contoh limbah B3 satu ini yang paling sulit untuk dihindari, mengingat sudah menjadi kebutuhan umum untuk mencuci pakaian.

Deterjen dianggap berbahaya bagi lingkungan karena bahan-bahan kimia yang terkandung di dalamnya, seperti surfaktan (15-25%), builder, filler, dan aditif.

Bahan tersebut dapat mencemari lingkungan melalui busanya. Busa tersebut tidak mudah hilang dan membuat kontak antara air dan udara menjadi terbatas. Hal ini dapat membuat organisme di dalam air mati karena kekurangan oksigen.

deterjen bubuk

Botol bekas cairan pembersih

Setiap botol bekas cairan pembersih pastinya mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Contohnya, pembersih lantai mengandung bahan kimia seperti sulfate (SLS) yang mampu menyebabkan iritasi mata dan iritasi pada orang-orang dengan kulit sensitif.

Baterai bekas

Baterai memiliki kandungan bahan kimia yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Ia tergolong limbah B3 karena kandungan yang dimilikinya, seperti merkuri, nikel, timbal, mangan, kadmium, dan lithium.

baterai bekas
Batteries of different types and sizes on red background

Oleh karena itu, baterai bekas sangat tidak disarankan untuk tidak langsung dibuang di pembuangan sampah umum.

Kamu bisa pisahkan baterai dengan sampah lain, kemudian simpan di dalam wadah khusus yang tak konduktif. Buang baterai bekas di fasilitas pengolahan limbah B3.

Kaleng aerosol kosong

Kaleng ini bisa kita temui pada produk obat nyamuk, pewangi ruangan hingga hairspray.

Sifatnya yang mudah meledak jika terkena panas juga memiliki bahan kimia yang berbaya bagi manusia.

Polyvinylpyrrolidone pada hairspray. Dichlorovynil dimethyl phosfat (DDVP), propoxur (karbamat), dan diethyltoluamide pada obat nyamuk, sebagai contoh.

Bahan kimia itulah yang perlu menjadi pertimbangan untuk kamu agar tidak membuang sampah jenis ini langsung ke pembuangan umum.

contoh limbah b3

Baca Juga: Jaga Sekitar dengan Laundry Ramah Lingkungan

Prosedur pengelolaan limbah B3

Pengelolaan limbah B3 merupakan rangkaian kegiatan dalam usaha mengurangi dan mencegah bahaya yang berlebihan dari proses pembuangan sampah limbah B3 yang kurang tepat.

Beberapa prosedur berikut diatur melalui Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor: Kep-01l/Bapedal/09/1995.

1. Penyimpanan

Prosedur ini bertujuan untuk menghindari limbah B3 untuk langsung kontak dengan lingkungan sekitar.

2. Pengumpulan

Prosedur ini mengatur tentang karakteristik limbah, fasilitas laboratorium, perlengkapan penanggulangan kecelakaan, dan lokasi dalam proses pengumpulan.

3. Pengangkatan atau pengangkutan

Merupakan proses pemilihan limbah yang aman dan yang harus diproses.

Kegiatan pengangkutan ini terkait dengan pemberian label, analisa karakter limbah, pengemasan khusus, dan sebagainya.

4. Pemanfaatan

Tahap ini adalah bertujuan untuk mendaur ulang limbah yang aman untuk digunakan kembali.

Dapat dilalui melalui kegiatan recycle, recovery, dan reuse. Dilakukan melalui cara thermal, stabilisasi, solidifikasi, dan sebagainya dengan memperhatikan keramahan pada lingkungan.

5. Pengelolaan

Prosedur ini bertujuan untuk mengurangi kadar racun dari limbah. Biasanya dilakukan dengan menghilangkan partikel-partikel yang tidak mudah mengendap (koloid), logam berat, senyawa fosfor, dan zat organik beracun lainnya.

6. Penimbunan

Prosedur ini khusus bagi limbah yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi dengan cara menampung dan mengisolasinya.

Kegiatan penimbunan limbah B3 wajib memenuhi persyaratan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999.

Baca Juga: Mengenal dengan Mudah Kandungan Deterjen

Cek D-Laundry di sini, sebagai solusi laundry aman dan nyaman.

Agina Naomi

About Agina Naomi