was successfully added to your cart.

Cart

D-Laundry

Ini lho Jenis Plastik Berbahaya di Sekitar Kita

By September 13, 2020 No Comments
jenis-jenis plastik

Hampir setiap hari kita menggunakan wadah plastik untuk berbagai kebutuhan.

Namun tahukan kamu bahwa plastik memiliki ragam jenis dan beragam pula bahaya yang bisa ditimbulkan darinya? Apalagi plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai karena membutuhkan waktu puluhan bahkan hingga ribuan tahun.

Mengetahui dan mengenal jenis-jenis plastik dapat membantu kita lebih bijak dalam memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas yang tepat.

Baca Juga: Ini loh Contoh dan Cara Pengelolaan Limbah B3

Jenis-jenis plastik dan bahaya yang terkandung

Jenis plastik di bawah ini merupakan plastik yang paling sering bersinggungan dalam kehidupan kita. Kenali bahayanya dengan cermat sehingga kamu bisa memulai cara baru untuk meminimalisirnya.

Plastik PS (Polystyrene)

jenis plastik styrofoam

Jenis plastik ini dapat kamu temui dalam bentuk wadah styrofoam. Wadah makanan ini memang sering sekali digunakan untuk mengemas makanan yang akan dibawa pulang.

Namun, kamu kini perlu mengurangi penggunaannya. Pasalnya, styrofoam ini, saat keadaan panas, sangat berbahaya karena mengandung zat styrene yang dapat meracuni makanan.

Ketika kamu membuangnya pun, jenis plastik ini tidak akan terurai dengan tanah, sehingga terus menumpuk sebagai sampah.

Plastik PETE atau PET (Polyethylene terephthalate)

jenis plastik PETE PET

Nah, kalau jenis plastik ini yang paling sulit kita hindari karena penggunaannya ada dimana-mana dan sulit diminimalisir.

Kamu dapat menemui jenis plastik ini dalam bentuk botol minuman, contohnya botol minuman yang transparan. Jenis plastik ini menyumbang jumlah sampah terbesar di bumi ini, lho!

Meskipun dinilai cukup aman karena tidak mengandung BPA, namun suhu panas tetap dapat meracuni minuman dengan antimon dan metaloid yang terkandung di dalamnya.

Plastik LDPE (Low Density Polyethylene)

jenis plastik LDPE

Kamu dapat menemui jenis plastik ini dalam bentuk kantong sampah, karton susu, dan juga kantong roti. Jenis plastik ini memang memiliki standar food grade yang baik, namun ia dapat memicu zat berbahaya lainnya, seperti zat estrogenik.

Bahan plastik ini dapat didaur ulang dengan mudah. Hal itu dikarenakan kemasannya yang kuat dan fleksibel.

Plastik HDPE (High Density Polyethylene)

jenis plastik HDPE

Sama seperti jenis plastik PETE atau PET, jenis plastik ini juga disarankan untuk digunakan sekali saja. Zat kimia estrogennya dapat membahayakan janin dan remaja.

Kamu dapat menemui jenis plastik ini dalam bentuk botol jus, deterjen hingga botol sampo.

Plastik PP (Polypropylene)

jenis plastik polypropylene

Kamu akan sering menemui jenis plastik ini dalam bentuk wadah makanan, karena jenis plastik PP ini dinilai memiliki kualitas terbaik untuk makanan dan minuman.

Plastik PP memiliki daya tahan yang baik terhadap panas dan terbukti tidak menghasilkan zat kimia berbahaya. Oleh karena itu penggunaannya dapat dimanfaatkan sebagai botol susu bayi dan botol plastik yoghurt.

Cara meminimalisir penggunaan plastik?

Setelah mengetahui jenis-jenis plastik dan apa bahaya yang dapat ditimbulkannya, kamu bisa kok turut serta mengurangi penggunaannya sehingga dapat terhindar dari bahayanya.

Berikut langkah yang mudah dilakukan dan dapat kamu mulai dari kebiasaan sehari-hari:

  • Ganti kantong plastik untuk belanja jadi tas kain.
  • Bawa selalu botol minuman sendiri.
  • Hindari penggunaan sedotan plastik.
  • Jika menerima kantong plastik, simpan untuk kebutuhan yang aman digunakan berulang kali.

Nah, kini kita tidak perlu takut dengan bahayanya, namun harus bijak dalam menanggapinya. Yuk, jaga dan lestarikan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dalam hidup kita.

Baca Juga: Data Limbah Rumah Tangga di Indonesia dan Cara Meminimalisirnya

Cobain jasa laundry on demand D-Laundry ramah lingkungan di sini!

Agina Naomi

About Agina Naomi