was successfully added to your cart.

Cart

D-Laundry

Mengenal Jenis Jenis Sampah Beserta Pengelolaannya

By September 14, 2020 No Comments
jenis jenis sampah

Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, disebutkan bahwa sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan.

Jika dilihat dari sumbernya, sampah dapat berasal dari pemukiman penduduk dan dari tempat-tempat umum dan perdagangan tempat umum. Contoh sampah yang dimaksud adalah seperti sampah sisa makanan, abu, plastik, kertas, dan kaleng.

Jenis-jenis sampah

jenis sampah

Sampah merupakan hasil produksi manusia yang tidak akan pernah luput dari kehidupan sehari-hari. Lalu, jenis-jenis sampah apa yang biasanya kita hasilkan? Yuk, kenali di sini.

Sampah organik

Jenis sampah satu ini adalah sampah yang diproduksi dari bahan-bahan hayati. Sifatnya dapat didegradasi oleh mikroba atau biodegradable.

Proses terurainya sampah organik terbilang mudah, apalagi melalui proses yang alami. Contoh dari sampah organik sendiri adalah sampah rumah tangga, seperti sisa makanan, tepung, kulit buah, daun, dan ranting.

Selain rumah tangga, pasar tradisional juga menjadi penyumbang terbesar dalam menghasilkan jenis sampah organik ini.

Sampah non organik

Sesuai istilahnya, sampah non organik merupakan kebalikan dari sampah organik. Ia merupakan sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati, bisa berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang.

Sampah non organik dibedakan lagi menjadi sampah logam dan produk-produk olahannya, sampah plastik, kertas, kaca, keramik, dan deterjen. Jenis sampah ini sebagian besar tidak dapat terurai secara keseluruhan melalui cara alami (unbiodegradable).

Ditambah lagi, beberapa jenis sampah ini bahkan memerlukan waktu yang lama dalam penguraiannya. Contohnya adalah sampah botol plastik, botol gelas, tas plastik, dan kaleng.

Sampah B3

Jenis sampah ini merupakan sampah yang diproduksi dari pengolahan yang berbahaya.

Sumber sampah B3 ini berasal dari sumber yang tidak spesifik seperti dari hasil mencuci, sumber spesifik seperti limbah yang berasal dari proses industri, dan sumber lainnya.

Baca Juga: Ini lho Jenis Plastik Berbahaya di Sekitar Kita

Cara pengelolaan sampah dengan konsep 3R

cara mengelola sampah

Sampah yang tidak dikelola dengan baik selain dapat berdampak buruk bagi lingkungan, juga bisa berdampak buruk bagi aspek sosial dan ekonomi.

Kesehatan masyarakat yang menurun, ketidaknyamanan tempat tinggal karena tumpukan sampah, daya tampung sungai yang penuh akibat sampah hanya merupakan beberapa dampak buruk yang dapat diterima.

Kita dapat berkontribusi dalam mencegah dan mengatasi hal-hal buruk dari tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik, tanpa harus menunggu aksi dari pemerintah.

Mari simak cari pengelolaan sampah dengan konsep 3R (reuse, reduce, recycle) di bawah ini.

1. Reuse

Merupakan cara mengelola sampah dengan menggunakannya kembali, baik secara langsung, untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lain.

Contohnya, kamu bisa kembali menggunakan kaleng bekas untuk dijadikan sebagai pot tanaman.

2. Reduce

Pengelolaan dengan reduce adalah dengan mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah.

Contoh dalam pengelolaan ini adalah sangat berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari kita. Kamu bisa memulainya dengan mengurangi penggunaan kantong plastik dan menggantikannya dengan tas belanja kain.

3. Recycle

Kamu bisa menjalani langkah pengelolaan sampah ini dengan memanfaatkan kembali sampah setelah sampah melalui proses pengolahan.

Sebagai contoh dari memanfaatkannya kembali adalah mengolah logam untuk dijadikan kaleng atau sendok bekas. Langkah ini perlu menggunakan teknologi dan penanganan yang khusus.

Baca Juga: Ini loh Contoh dan Cara Pengelolaan Limbah B3

Cobain jasa laundry D-Laundry ramah lingkungan di sini!

Agina Naomi

About Agina Naomi